
Kisah Sebelumnya bisa anda lihat di sini >> Perjalanan Lintas Waktu (part 1)
Sepulang bekerja, Kamcik sang dinosaurus langsung mengajakku berpetualang dengan mesin waktu yang pernah kami ciptakan. Dengan sigap, Kamcik mengeset tahun dan lokasi dimana kami akan menuju. Saya melihat bahwa tujuan kami kali ini adalah Britania Raya tahun 1948 untuk menemui pengarang buku terkenal sekaligus motivator ulung pada zamannya, yakin Dale Carnegie.
Pada saat itu, Om Dale Carnegie baru saja merilis buku karangannya yang berjudul "How Stop Worrying and Star Living" . Hehehehe.. pantesan Kamcik membawa saya pada masa om Dale Carnegie.. soalnya buku karangan beliau merupakan buku yang sedang saya baca kembali untuk kesekian kalinya. Yup.. sekalipun hanya sebuah buku usang dengan versi bahasa Indonesia jaman dulu, tapi buku tersebut sangat menginspirasi saya yang kebetulan selama berbulan-bulan ini selalu dihantui oleh rasa cemas diri.
Sebelum buku tersebut dibuat, Dale Carnegie muda merupakan orang yang merasa cemas dan tidak puas akan kehidupan yang dia jalani. Ketika itu, beliau masih menjadi sales motor truk yang pesimis. Rasa tidak puasnya membuat batin dia makin memberontak karena Carnegie muda merasa bahwa harapan-harapannya pada saat dia masih menuntut ilmu di sekolah tinggi kini berbalik menjadi impian-impian yang menakutkan. Bahkan pernah terlintas di pikirannya untuk bunuh diri. Mungkin saking frustasinya :P
Cerita tentang Om Carnegie nya udahan dulu yak.. sebagai alternatif saya memberikan link download ebooknya di SINI
Lanjuuutt..!!!
Dengan kekuatan imaginasinya, Kamcik membawa saya ke hadapan Om Carnegie untuk konsultasi secara face to face alias empat mata. Om Carnegie yang ramah menerima kedatangan tamu asingnya (^o^)v Anehnya, pada saat itu Om sangat lancar berbicara dalam bahasa Indonesia :P dan ketika hal itu saya tanyakan kepada Kamcik, sambil nyenyir dia berkata, "The Power of Imagination" ;-)
Singkat cerita, saya berkeluh kesah atas penyakit cemas dan depressi yang sedang melanda saya belakangan ini. Saya menceritakan rasa ketidakpuasaan saya atas hidup yang sedang saya jalani dan tentang ketakutan-ketakutan yang mungkin saja akan terjadi di masa depan. Sambil nyeruput kopi 'brown coffre' yang saya bawa dari rumah, dengan tenang Om Carnegie berkata bijak kepada saya :
“Do the best, God takes the rest”
- | | -
"Most of the important things in the world have been accomplished by people who have kept on trying when there seemed to be no hope at all."
+++++###++++
"Banyak orang yang pandai memaknai maksud perkataan saya, tapi hanya sedikit yang mau untuk mempraktekannya dalam kesehariannya. Orang-orang seperti itu ibarat orang yang punya mimpi pergi ke Perancis, tapi dia malah muter-muter ndak jelas di Ciamis." lanjut Om Carnegie.
Saya dan Kamcik : "Haaaahhh!!!" ##)(*$)(@*)(#*)(@#@(&#(
Om Carnegie : "Don't Worry.. Be Happy !!" \(^o^)/
- Final -

==Jejak Kaki Kadal==





















![[Image: 10666664.jpg]](http://img340.imageshack.us/img340/4893/10666664.jpg)
![[Image: 69105476.jpg]](http://img714.imageshack.us/img714/1046/69105476.jpg)
![[Image: 89897618.jpg]](http://img134.imageshack.us/img134/9918/89897618.jpg)
![[Image: 98336989.jpg]](http://img820.imageshack.us/img820/159/98336989.jpg)
![[Image: 79464372.jpg]](http://img818.imageshack.us/img818/9889/79464372.jpg)